Gaza dalam Atlas Genosida
Buku Ilmiah Populer
(673 halaman, 17,6 cm x 25 cm)
Buku Ilmiah Populer Terbaru
Gaza, Kolonialisme, Genosida
Buku ini merupakan seruan nurani dan analisis ilmiah yang berpadu dalam satu tarikan napas. Melalui peta data, sejarah, dan kemanusiaan, penulis menyingkap wajah kezaliman kolonialisme dan genosida sekaligus mengajak kita merenungi makna keberadaban. Sebagai perjalanan moral dan intelektual, bacalah—dan biarkan hati serta logika bertemu di medan kebenaran. Buku ilmiah populer ini cocok untuk mahasiswa, pendidik, orangtua, peneliti, serta aktivis dan pemerhati kemanusiaan.
e-Book Flip
Klik sampel e-Book Flip di atas untuk membaca GRATIS epilog buku ini. Atau klik “BELI e-BOOK FLIP” untuk membaca lengkap isi e-Book Flip buku ini: 17,6 cm x 25 cm, 673 halaman.
Edisi Cetak
Tertarik mendalami & memperkaya koleksi perpustakaan pribadi di rumah Anda? Klik “PESAN EDISI CETAK” untuk memesan dan memiliki buku cetak ini: hardcover, 17,6 cm x 25 cm, 673 halaman.
Apa Kata Pembaca
Suara pembaca menjadi cermin perjalanan gagasan. Mereka berbagi jejak makna yang lahir setelah membaca karya AM Iqbal Parewangi.
Arsitektur Integritas
Justo vestibulum risus imperdiet conse ctetur conse ctetur pretium urna augue etiam risus acc um san volutpat urna, eusem per enim, est aliquam laoet urna fringilla viverra.

Dr dr AM Luthfi, SpPD KGEH
Review "99 Cahaya Kepemimpinan"
Segera Terbit
Kosmologi
Ilahiah
Segera Terbit
Kosmologi
Ilahiah
Buku Kosmologi Ilahiah, karya terbaru AM Iqbal Parewangi, segera terbit dengan napas yang istiqamah: menggugah kesadaran, menyalakan rasa ingin tahu, dan menuntun pembaca menatap dunia dengan kejernihan baru. Dianjurkan membaca buku ilmiah populer ini—tempat refleksi menjadi cahaya, dan pengetahuan menjelma re-kreasi batin yang menghidupkan.
Terbitan Lengkap
Novel Reflektif &
Buku Ilmiah Populer
Memadukan kejernihan ilmu, kedalaman refleksi, dan kehangatan nurani, karya-karya AM Iqbal Parewangi menyalakan kesadaran. Dalam setiap buku ilmiah populer dan novel reflektifnya, pembaca diajak re-kreasi menelusuri hubungan antara sains, nilai, dan makna hidup. Bacalah, dan temukan bagaimana kata dapat menjadi jembatan antara rasio, rasa, dan romansa eksistensial.